Indraw.
TikTok Shop2026-10-20Oleh Bagus Indraw

6 Perubahan TikTok Shop untuk Seller UMKM 2026

6 Perubahan TikTok Shop untuk Seller UMKM 2026

Aturan TikTok Shop berubah tiga kali dalam satu tahun, seller yang siap paling tidak terpukul

Sepanjang 2026, aturan TikTok Shop untuk penjual berubah berulang kali. 18 Mei 2026 skema Biaya Komisi Dinamis naik tajam, 1 Juni 2026 seller mulai ikut menanggung biaya retur, lalu 16 September 2026 batas komisi dinamis dipangkas jadi Rp60.000 per item. Ditambah aturan pemerintah yang berlaku 25 Oktober 2026, potensi bagiannya makin besar.

Bagi UMKM yang omzetnya rapat dengan margin, pergantian kecepatan begini bukan sekadar kabar. Setiap aturan baru langsung mengubah perhitungan untung per produk, dan biasanya berlaku tanpa pemberitahuan panjang.

Kabar baiknya, sebagian aturan ini justru melindungi seller. Biaya tidak bisa naik diam-diam, dan ada insentif pemangkasan yang bisa Anda ajukan.

Enam bagian berikut merangkum apa yang berlaku sekarang, berapa angkanya, dan apa yang mesti Anda lakukan pada tiap poin.

1. Komisi dinamis naik 15 kali lipat, lalu turun lagi

TikTok Shop menaikkan Biaya Komisi Dinamis mulai 18 Mei 2026. Batas atas komisi per unit produk dinaikkan dari Rp40.000 menjadi Rp650.000 per item, atau sekitar 15 sampai 16 kali lipat.

Simulasinya gampang dipahami. Produk elektronik seharga Rp20 juta dengan komisi tetap 4 persen sebelumnya dibatasi hanya Rp40.000 per unit. Setelah aturan baru, komisi yang terpotong bisa mencapai Rp650.000 per unit meski persentasenya tidak berubah. Kalau toko Anda menjual barang bernilai tinggi, inilah yang langsung menggerus margin.

Kemudian pada 16 September 2026, TikTok Shop menetapkan batas biaya komisi dinamis Rp60.000 per item, menggantikan batas Rp650.000 sebelumnya. Angka ini yang berlaku sekarang. Namun perlu diingat, komisi tetap dibebankan meskipun pesanan dikembalikan dan dananya dikembalikan ke pembeli.

Cek laman biaya di aplikasi seller Anda secara berkala, karena batas per item itu bisa berubah lagi kapan saja. Pada produk dengan margin tipis, retur yang tinggi bisa membuat satu penjualan terpotong beban komisi dua kali lipat dari yang Anda harapkan.

Karena itu, pantau rasio retur per kategori secara berkala. Kalau retur di atas rata-rata, perbaiki dulu deskripsi dan foto produknya sebelum menyalahkan ongkos kirim, karena deskripsi yang tidak sesuai ekspektasi pembeli adalah pemicu retur paling murah untuk diperbaiki.

2. Tarif komisi per kategori bergerak, ada yang naik dan ada yang turun

Selain batas atas, TikTok Shop menyesuaikan tarif persentase tiap kategori produk. Sebagian kategori naik tajam, sebagian justru diturunkan. Berikut angka resmi yang tercantum saat perubahan berlaku:

  • Kecantikan dan perawatan tubuh: dari 4 persen ke 7 persen
  • Ibu hamil dan bayi: naik serupa dengan kecantikan
  • Peralatan dan perlengkapan kantor: dari 4 persen ke 8 persen
  • Sepatu: dari 5 persen ke 8 persen
  • Busana anak-anak: dari 4 persen ke 7,5 persen
  • Telepon dan elektronik: turun dari 4 persen ke 3 persen
  • Komputer dan peralatan kantor lain: tetap 4 persen

Yang naik umumnya kategori dengan nilai jual lebih tinggi, sedangkan elektronik justru diturunkan. Tarif yang berlaku juga sudah termasuk pajak.

Tarif komisi dinamis terbaru berada di kisaran 3 sampai 8 persen dari nilai produk setelah diskon. Angkanya terasa kecil, tapi pada volume besar selisih 1 sampai 3 persen menentukan apakah produk Anda layak terus dipromosikan di sana.

Sebelum memasang harga, hitung ulang margin bersih per kategori. Strategi marketplace versus website sendiri bisa Anda bandingkan di sini, supaya keputusan pindah atau bertahan berdasar angka, bukan perasaan.

3. Seller ikut menanggung biaya retur sejak 1 Juni 2026

Sejak 1 Juni 2026, penjual di TikTok Shop menanggung sebagian biaya retur. Kontribusinya maksimal Rp5.000 per satu arah pengiriman, dan berlaku juga ketika pembeli berubah pikiran. Pengecualiannya hanya satu: kalau kerusakan atau gagal kirim disebabkan pihak logistik, biaya itu tidak dibebankan ke Anda.

Angka Rp5.000 terdengar sepele. Coba kalikan dengan rata-rata retur bulanan toko Anda. Kalau sebulan ada 40 paket retur, itu Rp200.000 keluar tanpa ada barang terjual. Pada kategori fesyen yang retur alaminya tinggi, angkanya bisa dua sampai tiga kali lebih besar.

Sejak aturan ini keluar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengumumkan rencana memanggil TikTok untuk membahas biaya yang membebani penjual. Kebijakan ini masih dalam sorotan, jadi bisa berubah mengikuti hasil pembahasan pemerintah bersama platform.

Sementara menunggu, yang bisa Anda kendalikan ada tiga: akurasi deskripsi produk, kualitas pengemasan, dan pemilihan ekspedisi. Ketiganya menurunkan jumlah retur, dan penurunan retur langsung mengurangi biaya yang Anda tanggung.

Selain retur, masih ada potongan lain yang luput dari perhatian. Komisi memang paling terlihat, tapi biaya layanan, biaya proses pesanan, dan anggaran promosi sama nyatanya. Banyak seller hanya melihat angka komisi lalu berhenti di situ. Di TikTok Shop, komisi bukan satu-satunya potongan. Masih ada biaya layanan, biaya proses pesanan, dan anggaran promosi yang kini nyaris jadi kewajiban tidak tertulis.

Bila semua itu dijumlahkan, potongan efektif bisa jauh lebih besar dari yang terlihat di permukaan. Beberapa marketplace besar menerapkan komisi berjenjang sesuai kategori produk, dan pada kategori tertentu angkanya menembus di atas 10 persen dari nilai transaksi sebelum biaya lain ditambahkan.

Ilustrasinya begini. Produk dengan harga jual Rp100.000 dan komisi 8 persen berarti Rp8.000 terpotong. Tambah biaya layanan dan proses pesanan, misal total Rp5.000, lalu biaya promosi Rp10.000. Realistis, sekitar Rp23.000 per transaksi. Anggap saja margin kotor Anda Rp30.000, maka separuhnya sudah habis sebelum barang dikemas.

Karena itu, hitung potongan efektif, bukan cuma komisi. Rincian hitungan semacam ini juga muncul saat Anda mempelajari biaya admin marketplace yang sering luput dihitung.

Kalau angkanya sudah begitu besar, pertanyaan berikutnya bukan bagaimana menekan iklan, melainkan apakah seluruh omzet Anda layak tetap berada di satu platform saja.

Baca Juga

5 Tanda Website Kena Serangan Siber

4. Menteri UMKM menahan kenaikan biaya dan berencana memanggil TikTok

Pemerintah tidak diam. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah telah meminta seluruh platform e-commerce menahan kenaikan biaya layanan agar tidak menimbulkan polemik.

Permintaan itu disampaikan menjelang kenaikan komisi 18 Mei 2026 berlaku. Namun TikTok Shop tetap memberlakukan perubahan sesuai jadwal. Selang beberapa hari, Kementerian UMKM mengumumkan rencana memanggil TikTok terkait kenaikan biaya yang membebani penjual.

Menteri Maman sempat menyatakan tegas bahwa kenaikan biaya sebaiknya ditahan dulu. Artinya, Anda punya dasar untuk menyampaikan keberatan bila platform menaikkan tarif di tengah periode ketika pemerintah sedang meminta penundaan.

Yang perlu Anda lakukan bukan menunggu keputusan, melainkan menyiapkan data: berapa rata-rata potongan per produk, sejak kapan perubahan berlaku, dan berapa selisih laba sebelum serta sesudahnya. Data semacam itu yang membuat keberatan Anda terbaca, bukan sekadar keluhan.

Cara memantau perubahan biaya yang tidak Anda rasakan langsung ada di panduan menyiasati biaya admin. Anggap sebagai pemeriksaan rutin bulanan, sama seperti Anda mengecek saldo rekening.

5. Kewajiban baru dari Permen UMKM: transparansi biaya dan larangan ubah tarif sepihak

Aturan pemerintah hadir sebagai rem terhadap kenaikan biaya. Permen UMKM Nomor 3 Tahun 2026, diundangkan 17 Juni 2026, mewajibkan platform lebih transparan dalam menetapkan biaya layanan.

Yang paling berdampak ke seller tiga hal. Pertama, kewajiban menjelaskan rincian biaya secara terbuka. Kedua, larangan perubahan biaya secara sepihak. Ketiga, perlindungan terhadap praktik diskriminasi algoritma atau kebijakan promosi yang berpotensi menghambat akses pasar UMKM.

Kalau sebelumnya tarif bisa naik begitu saja dengan notifikasi singkat, kini ada pagar hukumnya. Platform tetap bisa mengubah biaya, tapi tidak boleh melakukannya diam-diam tanpa dasar yang bisa Anda cek dan adukan.

Ini menautkan langsung ke bagian sebelumnya: begitu transparansi diwajibkan, hitungan potongan efektif yang Anda lakukan sendiri jadi lebih mudah diverifikasi. Cara menghitung dan menyiasati biaya admin tetap jadi senjata utama seller.

Bila Anda menemukan selisih antara rincian biaya yang diumumkan dengan potongan nyata di laporan pesanan, simpan tangkapan layarnya. Bukti itu menjadi dasar pengaduan yang jauh lebih kuat daripada keluhan tanpa perbandingan angka.

6. Diskon 50 persen biaya layanan untuk UMK mulai 25 Oktober 2026

Ada kabar baik yang datang bersamaan. Kementerian UMKM menegaskan potongan biaya layanan minimal 50 persen bagi usaha mikro dan kecil berlaku mulai 25 Oktober 2026.

E-commerce wajib memangkas biaya admin, komisi, dan biaya aplikasi dasar toko sebesar minimal 50 persen bagi UMK terverifikasi yang menjual produk dalam negeri. Artinya, produk lokal Anda berpotongan separuh.

Syaratnya jelas dan perlu disiapkan sejak sekarang: sesuai kriteria skala usaha, hanya menjual produk dalam negeri, tidak memanipulasi transaksi, punya rekam jejak usaha baik, dan terdaftar di Sapa UMKM. Kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan juga jadi syarat agar memperoleh insentif ini.

Cara mendaftarnya: buat akun Sapa UMKM, lakukan deklarasi identitas pedagang, unggah daftar stock keeping unit, lalu tunggu verifikasi paling lama 10 hari kalender.

Kalau lolos, potongan berlaku sepanjang Anda memenuhi ketentuan. Jangan tunda pendaftaran, karena tanggal 25 Oktober sudah di depan mata dan pemrosesan tidak instan.

Kesimpulan: aturan TikTok Shop 2026 bergerak cepat, kuncinya pantau dan hitung ulang

Enam poin di atas merangkum posisi seller TikTok Shop pada 2026. Komisi dinamis per 16 September 2026 dibatasi Rp60.000 per item dengan tarif kategori 3 sampai 8 persen, namun tetap dibebankan meski pesanan diretur. Tarif kategori bergerak naik dan turun sesuai jenis produk. Biaya retur ditanggung bersama sejak 1 Juni 2026. Secara paralel pemerintah menahan kenaikan biaya lewat Permen UMKM 3/2026 dan memberi insentif 50 persen yang berlaku 25 Oktober 2026.

Setup yang saya sarankan sederhana. Catat tanggal setiap perubahan biaya, hitung potongan efektif per kategori setiap bulan, dan akses insentif serta sertifikasi yang Anda berhak dapatkan sebelum tanggal penerapannya tiba.

Apa langkah Anda berikutnya setelah memahami kebijakan ini? Konsultasikan strategi toko online Anda bersama kami, supaya keputusan tetap bertumpu pada hitungan untung-rugi yang nyata, bukan rumor soal biaya.

Perlu layanan pembuatan web atau ingin diskusi digital marketing?

Konsultasikan kebutuhan infrastruktur digital bisnis anda secara langsung dengan pakarnya.